• Jumat, 18 Mei 2012

Sandi Rimba, Bangga Jadi Presenter

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Rabu, 16 Juni 2010 | 21:27 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Bram
Rimba

Solo – Sesosok pria tengah menggenggam microphone ditangan, membawakan sebuah acara, di salah satu pusat perbelanjaan di kota Solo. Dengan suara yang lantang, vocal yang jelas, namun terasa enak didengar, mampu membawa susasa yang berbeda di hati para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut. Pria tersebut adalah Sandi Rimba, atau yang lebih dikenal masyarakat Solo dengan nama Rimba.

Tak lama kemudian, pria yang mempunyai nama lengkap Darumas Aulia Sandi Rimba ini, datang menemui reporter Timlo.net. “Halo mas, Sudah lama menunggu ya?? Maaf tadi baru bawain acara”, kata Rimba menyambut hangat kedatangan reporter Timlo.net. Rimba ialah seorang presenter dan male DJ di salah satu stasiun radio swasta terkemuka di kota Solo, yang cukup dikenal oleh para kawula muda di Solo ini. .

Kiprah awalnya di dunia presenter dan male DJ, dimulai 7 tahun yang lalu ketika ia bersama rekannya mengikuti sebuah lomba male Dj yang diadakan salah satu radio swasta di kota Solo. “Waktu itu saya dan teman saya ikut sebuah kontes DJ di radio PTPN, dan siapa sangka saya malah dapat juara 1, padahal waktu itu saya masih baru dan belum punya basic untuk  jadi seorang male DJ”, kenangnya.

Momentum itu kemudian menjadi sebuah batu penyangga baginya untuk terus eksis didunia entertainment. “Alasan lain saya memilih menjadi presenter dan seorang male DJ, karena ketika saya terjun disini banyak figur-figur yang menginspirasi saya. Saya bisa ketemu dengan para artis, ataupun para musisi terkenal bahkan para pejabat di pemerintahan, itu membuat saya bangga”, terangnya.

Dia pernah bekerja di radio SAS FM, Metta FM, dan sempat menjadi finalis VJ hunt, bahkan kontrak 4 bulan bersama MNC pun ia dapatkan. “Sebenarnya kontraknya masih bisa diperpanjang, namun saya masih untuk menyelesaikan 4 bulan aja, soalnya saya harus menyelesaikan kuliah saya”, katanya.  

Kiprahnya menjadi presenter dan male DJ selama 7 tahun ini tentu saja telah melampaui banyak rintangan dan cobaan. “Banyak cobaan dan rintangan yang menghadang, namun saya tetap bisa bertahan sampai sekarang karena dalam bekerja saya selalu mempunyai komitmen saya yang kuat , konsisten dan juga mempunyai potensi”, pungkasnya.

Pria yang ngefans dengan Sarah Sechan ini, kini sedang menggeluti bidang bisnis didunia fashion. “Saya sangat tertarik dengan blazer, dan sekarang punya usaha kecil-kecilan di bidang fashion”, katanya. Saat ini kesibukannya selain tengah mengembangkan jiwa seninya dengan mencoba belajar karawitan dan teater di salah satu sanggar di TBJT Solo, ia juga aktif sebagai volunteer di SIEM 2010.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125