Musik Keroncong Tidak Kalah Dengan Musik Lainnya

Solo- Eksistensi Solo sebagai kota budaya, dan seni akan semakin diakui di dunia luar. Berbagai acara tentang budaya dan seni sering digelar dikota Solo ini. Salah satu even yang akan digelar pada bulan Juli mendatang adalah Solo Keroncong Festival (SKF). Acara SKF tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 24-25 Juli 2010 di Ngarsopuro, dimulai pada pukul 18.00 WIB-selesai. SKF sendiri digelar atas kerjasama antara Pemerintah Kota Surakarta, dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudyaan Surakarta dan Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (HAMKRI) Solo.
Ketua HAMKRI Solo, Waldjinah mengatakan kenapa pihaknya memilih kawasan Ngarsopuro untuk pentas, karena pada jaman dahulu daerah tersebut sering digunakan untuk pentas tonil. Dahulu nama panggungnya adalah Sonoharsono. “Saya memilih lokasi tersebut, juga bisa dikatakan nostalgia semasa kecil saya dulu” tutur Waldjinah.
Sementara itu, SKF sendiri nantinya akan dihadiri oleh sekitar 24 kelompok keroncong. Tidak hanya dari dalam negeri saja, namun dari luar negeri juga ada.” Nanti akan ada group keroncong yang berasal dari Malaysia” jelas Waldjinah dalam jumpa pers di salah satu restoran di jalan Radjiman. Beberapa lainya berasal dari seluruh Indonesia seperti, Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, Yogyakarta, Bandung.
Sedangkan Waljinah menambahkan, yang pentas nantinya adalah jenis keroncong asli, namun pihaknya tidak menutup kemungkinan jika ada keroncong yang sudah dimodifikasi. Seperti sudah ditambahkannya alat musik organ. Tujuan diadakannya acara SKF adalah, agar musik keroncong tidak kalah dengan musik yang lainnya, serta lebih mendekatkan musik keroncong dengan anak muda sekarang.
Berita Terkait
Komentar
Tulis Komentar
Berita Terkini
- Bimo Putranto Berharap Pasoepati Le...
- Jokowi Harap Pasoepati Lebih Santun
- Warung Makan Tidak Berizin Segera D...
- Pendapi Gede Penuh Pasoepati
- Fantastis, Alokasi Layanan Data Tem...
- Layanan Data Kian Jadi Primadona
- Apes, Pekerja Asal Bandung Terlanta...
- Kawan Lama, Menggoda dengan Harga I...
- Pameran Cantik di Bulan Kasih Sayan...
- Sejumlah Pejabat Klaten Dimutasi
- 12 Tenant Mall Paragon Terancam Bat...
- Murtidjono Jadikan TBJT Sebagai Rum...
- TBJT Kenang Murtidjono dengan Doa &...
- Penyempurnaan Mobil Esemka Selesai ...
- Jelang Revitalisasi Pasar, HPPS Gel...
Berita Terpopuler
- Ultah ke-12, Pasoepati Tabuh...
- Jokowi Nonton Musik Rock ke...
- UNS Peringkat 7 Terbaik di...
- Fenomena Langit Terbelah Muncul di...
- Pramekers Siap Hengkang dari...
- Jokowi-Rudy Mulai Kenakan Seragam...
- Demi Pariwisata, Jokowi Siap Lobi...
- 23 Pebruari, PNS Solo Pakai Seragam...
- Tengkorak Manusia Gegerkan Warga...
- Sisa Umur Waduk Gajah Mungkur Tak...
- Bangun SCK, Klaten Siap Gelar PON
- SBY Mau Datang, Portal Dibongkar
- Jokowi: Kalau Saya Copot, Jangan...
- Timor Leste Kepincut Kesuksesan...
- Lama Kumpul Kebo, Akhirnya Bisa...

Saya kira, bukan masalah menang atau kalah karena setiap gaya pasti punya kekuatan musikal yang tersendiri dan…punya penonton tersendiri juga. Kita tidak bisa memaksa semua orang untuk seneng dengan keroncong, begitu juga kita tidak bisa memaksa mereka untuk seneng dangdut, rock, jaz , gamelan dan lain-lainnya. Piliahan Itu atas cita rasa pilihan mereka yang sifatnya sangat subyektif, yang penting teruskan berkarya dan juga ciptakan lagu-lagu baru yg mungkin dpt memenuhi cita rasa kekinian.
Saya kira, bukan masalah menang atau kalah karena setiap gaya pasti punya kekuatan musikal yang tersendiri dan…punya penonton tersendiri juga. Kita tidak bisa memaksa semua orang untuk seneng dengan keroncong, begitu juga kita tidak bisa memaksa mereka untuk seneng dangdut, rock, jaz , gamelan dan lain-lainnya. Piliahan Itu atas cita rasa pilihan mereka yang sifatnya sangat subyektif, yang penting teruskan berkarya dan juga ciptakan lagu-lagu baru yg mungkin dpt memenuhi cita rasa kekinian.
Aku nonton acaranya…. seru bgt!! minta dong liputan penyanyi cilik Kartika Wiratmo. Berbakat, berani, & cantik deh…… anak SD sudah bisa nyanyi keroncong!!! Bravo