Berita Terkini
- Kutuk Rencana Pembakaran Al-Quran…
- GPrS Gelar Hiburan dan Buka Bersama…
- Permintaan Kerudung Meningkat…
- SD Djama'atul Ichwan Adakan…
- Dana BKMM dan BBM Cair
- Satpol PP Terima Laporan Pengaduan…
- Mengurangi Kemacetan Saat Arus…
- Rini Idol Mulai Bingung Bagi Waktu…
- Yasunori Sugahara Janjikan Kenalkan…
- Jiwa Yang Lelah, Refleksi Kerinduan…
Berita Terpopuler
- Walikota Turut Mencoba BST
- Capai Kecerdasan Maksimal, Tujuan…
- Tunjangan Provinsi Guru WB Segera…
- Alunan Merdu Bengawan Solo Versi…
- Gereja Katolik Kecam Aksi Pembakaran…
- Pembuktian Aksi Blindreading GMC…
- Melepas Penat di Villa Park Banjarsari…
- Gerbong Khusus Wanita di Prameks…
- Hujan Gerimis Kirab Tumpeng Sewu…
- DAOP VI Lakukan Pengecekan dan…
SIPA Siap 100 persen
Solo – Menyusul SIEM yang telah berlangsung pada tanggal 7-11 Juli kemarin, SIPA juga bakal segera digelar. Solo Internasional Performing Art (SIPA) yang bakal diselenggarakan pada tanggal 16 - 18 Juli tersebut sampai sejauh ini sudah siap. Menurut Ira Kusumorasri selaku Ketua Panitia SIPA 2010, mengatakan bahwa gelaran SIPA sudah 100 persen siap, tinggal menunggu pelaksanaannya.
“Sejauh ini pelaksanaan SIPA sudah 100 persen, segala persiapan sudah kami lakukan, baik itu dari stage, venue, performance semuanya sudah siap, tinggal menunggu restu dan doa dari masyarakat Solo agar penyelenggaraan SIPA dapat berjalan dengan baik dan tentunya tidak turun hujan”, terangnya kepada wartawan. (13/7/2010).
Sampai saat ini, Ira menyampaikan sudah ada beberapa delegasi yang hadir, seperti delegasi dari Jerman dan Jepang. Sedangkan beberapa delegasi lain akan menyusul datang pada tanggal 14 dan 15 juli.
Pada penyelenggaraan SIPA tahun ini akan mengusung tema kesenian rakyat seperti tergambar dalam maskot Dewi Sri yang merupakan representatif dari kesenian rakyat di Jawa. Menurut Ira, tema kesenian rakyat diangkat karena kesenian rakyat merupakan sebuah bentuk kesenian kolosal yang kebanyakan menggambarkan tentang kerukunan, rasa syukur, hubungan manusia dengan alam, serta bentuk penghormatan terhadap alam. “Dalam kesenian rakyat pasti ada sebuah hal yang mengejutkan baik itu peragaannya maupun kostumnya, karena pada umumnya kesenian rakyat ini cukup atraktif”, tandasnya.
Dalam Penyelenggaran SIPA juga akan dihadiri oleh Walikota Surakarta, Direktur Bank Jateng, Gubenur Jawa Timur, dan Walikota Bangka Belitung. “Sebenarnya kami juga mengundang para duta besar, tapi sampai saat ini belum ada konfirmasi, “ terang Ira.
Dilaporkan oleh Bram/Timlo.netFoto Terkait
Berita Terkait
Komentar Anda
Belum ada komentar

Tulis Komentar