24 Orkes Keroncong Bakal Tampil di SKF
Solo – 24 Orkes Keroncong bakal hibur masyarakat Solo dalam perhelatan Solo Keroncong Festival yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 Juli di Ngarsopuro. Seperti halnya SIPA dan SIEM yang menghadirkan delegasi asing, perhelatan Solo Keroncong Festival (SKF) bakal diisi dengan penampilan orkes keroncong dari luar negeri yakni dari OK Yayasan Warisan Johor Malaysia.
Pada penyelenggaraan SKF akan menggunakan tiga buah panggung yakni panggung Cak, Cello, dan Cuk. “Untuk panggung Cak letaknya ada di jalan Slamet Riyadi, kemudia panggung Cello berada di depan Pasar Windujenar, dan terakhir panggung Cuk aka nada di depan Omah Sinten”, terang Purnomo Subagyo dalam jumpa pers yang digelar di Dinas Kebudayaan Seni dan Pariwisata siang tadi. (22/7/2010).
Perhelatan SKF akan dimeriahkan dengan berbagai artis dan musisi keroncong yang cukup dikenal, seperti Waljinah, Totok Salmon, Didi Nini Thowok, Lin Indrayani, Bambang Hari, Mus Mulyadi dan Artis-artis HAMKRI Surakarta. “Mus Mulyadi sudah dipastikan akan datang walaupun dengan kondisinya sekarang”, terang Waldjinah.
Waldjinah juga mengatakan bahwa tiga panggung yang disiapkan oleh HAMKRI ini ditujukan untuk memberikan pilihan kepada generasi muda untuk memilih keroncong mana yang disukai pada saat sekarang ini. “Tujuan umumnya kami ingin mengajak kaum muda untuk turut serta dalam mengembangkan musik keroncong tentu saja bisa diadaptasikan dengan kondisi saat ini, harapnnya dengan adanya tiga panggung yang menyajikan tampilan musik keroncong yang berbeda bisa memacu generasi muda”, jelasnya.
Sementara itu Rahayu Supanggah yang pada perhelatan Solo International Contemporary Etnik Music (SIEM) menjadi Kurator, kini pada perhelatan SKF juga akan kembali bertugas menjadi Kurator. Salah satu penampilan unggulan dalam SKF nanti adalah orkes keroncong Sinten Remen yang dikomandani oleh seniman kawakan Djaduk Feryanto.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
- Libur Panjang, Terminal Wonogiri Se...
- 19 Mei, AkBer Solo Rayakan Ultah Pe...
- Pendaftar SMP RSBI Solo Membludak
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...
akan selalu hadir dan setia menemani.
mari budayakan musik kita sendiri, musik keroncong.
ayo sukseskan keroncong ndaaa.
KERONCONG WILL NEVER DIES