• Jumat, 18 Mei 2012
Festival Ketoprak Remaja

SMA N 1 Teras Boyolali Suguhkan “Timun Mas”

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Sabtu, 24 Juli 2010 | 01:16 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Bram
penampilan SMA N 1 Teras Boyolali dengan karyanya yang berjudul “Timun Mas”

Solo – Dalam perhelatan Festival Ketoprak Remaja yang digelar dalam rangka Dies Natalis ISI Surakarta ke – 46, Salah satu penampil yakni dari Ketoprak Lincak SMA N 1 Teras Boyolali menyuguhkan cerita rakyat yang berjudul “Timun Mas”.

Menurut Raharjo, Spd selaku pembina kelompok tersebut, pementasan ketoprak dengan lakon “Timun Mas” merupakan salah satu bentuk upaya melestarikan tradisi. “Selama ini cerita-cerita rakyat sering dilupakan oleh anak muda jaman sekarang, dengan membawakan lakon ini saya sangat berharap agar para anak muda mau mengingat kembali cerita-cerita yang dulunya selalu cerita popular”, terangnya kepada Timlo.net di Teater Besar ISI.

Lakon ketoprak yang berjudul “Timun Mas” merupakan kisah yang diadopsi dari cerita rakyat namun ada beberapa modifikasi dalam penampilannya. “Beberapa tokoh namanya kami rubah, namun tokoh utamanya tetap Timun Mas dan alur yang dimainkan tetap sama”, ungkapnya.

Ketoprak yang dimainkan oleh 10 orang dan dibantu 18 orang pemain karawitan ini bercerita tentang sepasang suami isteri bernama Pak Rondo dan Mbok Rondo yang selama bertahun-tahun tidak dikaruniai seorang anak. Akhirnya mereka memutuskan untuk bertapa. Ditengah pertapaannya munculah seorang Raksasa Buta  yang merasa terganggu dengan kehadiran kedua pasangan suami isteri tersebut. Setelah menceritakan kejadian yang dialami mereka, Sang buta kemudian memberikan dua buah pusaka yang bernama timun mas agar kedua pasangan pasutri tersebut mempunyai keturunan. Namun ia memberikan syarat bahwa ketika anaknya berusia 17 tahun harus diberikan kepada Buta untuk dimakan.

Sementara itu Reni Suciati (16) pemeran Timun Mas, mengaku sangat senang bisa memainkan tokoh tersebut. “Memainkan tokoh timun mas gampang-gampang susah, hapalkan dialog gampang tapi penjiwaannya cukup susah”, terangnya. 

         

Berita Terkait

Komentar

  1. wahyudhi

    lanjutkan kethoprak lincak sma 1 teras.saya ikut karawitan

  2. imaa....

    keren gokil pokoknya……Salam budaya….tahun Qita datang Lagi……sbg juara Lagii……… salam Budaya…..thx smuanya, ucapan terima kasih yang amat sgt besar untuk seluruh pendukung Lincak…..gak da kalian kita tidak akan jd seperti ini…..

  3. zanet

    SALAM BUDAYA ….. smg slalu terdepan …. amin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125