Padepokan Gedong Putih Gelar Festival Musik Bambu
Solo – Suara khas musik bambu, membahana dalam perhelatan Festival Musik Bambu yang digelar di Padepokan Gedong Putih, Plesungan, Karanganyar. 7 kelompok musik bambu tampil dalam acara yang dikemas sederhana ini. Menurut Suseno Hadi Parmono selaku pemilik Padepokan Gedong Putih, kegiatan tersebut merupakan ajang untuk menjadikan musik bambu sebagai musik etnik dituan rumahnya sendiri.
“Musik bambu ini adalah salah satu musik etnik yang sekarang ini mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Untuk itu kegiatan ini selain untuk mewadahi komunitas musik bambu juga dalam rangka mengenalkan kepada masyarakat”, terangnya di kepada Timlo.net disela-sela perhelatan Festival Musi Bambu.
Dalam perhelatan yang diikuti oleh komunitas musik bambu se-SoloRaya ini juga ditujukan untuk menjadikan musik bambu sebagai ciri khas musik tradisi di kota Solo. Diungkapkan Ketua Panitia Festival Musik Bambu, Toni Daryono, bahwa kegiatan ini adalah kali pertamanya digelar. “Selama ini kehidupan komunitas musik bambu masih terkotak-kotak dan mengalami pasang surut, untuk itu kita mencoba membuat Festival ini agar kedepan akan terbentuk sebuah forum yang dimana bisa saling menghidupkan komunitas musik bambu satu sama lain”, terangnya.
Festival Musik Bambu yang digelar di Padepokan Gedong Putih, diikuti oleh 7 komunitas musik bambu, yakni dari Sekar Jagad (Sukoharjo,) Pringgo Laras (Sukoharjo), Hosana (Solo), Manunggal Rasa (Karanganyar), Egla Egle (Klaten), Bolang (Solo), Sworo Deling (SoloRaya).
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Amankan Libur Panjang, Polresta Sol...
- Liburan, Lalu Lintas di Klaten Pada...
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
- Libur Panjang, Terminal Wonogiri Se...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...
Musik bambu tidak kalah menariknya ketika kami coba mengisi dalam acara Natal Wilayah Jebres dan ibadah hari minggu tanggal 26 Desember 2010 di GUPDI Pasar Legi.