Berita Terkini
- RSUD Surakarta Akan Lengkapi Kawasan…
- Truk Non Sembako Ngeyel Akan Ditilang…
- Pemudik Wajib Waspadai Pembiusan…
- Kantor Pelayanan Pemkot Tetap…
- Jadwal Realisasi DAK Dikhawatirkan…
- Taman Disperindag Awal Dari Kawasan…
- Walikota Sidak Pembangunan Taman…
- Susun Kliping gaya Anak Kampung…
- Jelang Lebaran, SMKN 4 Kebanjiran…
- H-4 Lebaran Pasar Masih Sepi
Berita Terpopuler
- Walikota Turut Mencoba BST
- Capai Kecerdasan Maksimal, Tujuan…
- Tunjangan Provinsi Guru WB Segera…
- Melepas Penat di Villa Park Banjarsari…
- Alunan Merdu Bengawan Solo Versi…
- Gereja Katolik Kecam Aksi Pembakaran…
- Pembuktian Aksi Blindreading GMC…
- Gerbong Khusus Wanita di Prameks…
- Hujan Gerimis Kirab Tumpeng Sewu…
- DAOP VI Lakukan Pengecekan dan…
Esti Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata Yang Sukai Jamu
Solo – Bagi Esti Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata, menjadi seorang duta wisata bukan hanya bermodalkan kecantikan semata, namun lebih dari itu. “Sering masyarakat memandang bahwa duta wisata hanyalah ajang kecantikan, namun sebenarnya kegiatan para duta wisata ini memang benar-benar mempromosikan pariwisata. Sejauh saya menjadi Puteri Indonesia Pariwisata, saya selalu bertugas untuk turut mempromosikan wisata serta kegiatan sosial lainnya”, terangnya ditemui Timlo.net disela-sela jumpa pers PPS di Best Western Premiere Hotel, siang tadi. (29/7/2010).
Namun ia menambahkan, untuk memajukan pariwisata di Indonesia sangatlah butuh kerjasama dari berbagai pihak. “Semua elemen harus bekerjasama dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia. Baik itu pemerintah, masyarakat, pengusaha semuanya harus berperan serta”, jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Indonesia sangatlah kaya dengan potensi wisata ketimbang negara lain. “Indonesia mempunyai budaya yang luar biasa kaya dibanding negara lain. Bisa dibandingkan misalkan kita di Singapore, walaupun disana sudah maju, namun yang terpenuhi hanyalah kepuasan berbelanja saja. Misalnya saja kota Solo ini bukan hanya cocok menjadi kota wisata dan budaya semata saja, namun juga sebagai tempat hunian yang cocok”, ujarnya.
Ditengah kesibukannya mempromosikan wisata, saat ini ia tengah ikut serta dalam kegiatan kampanye untuk melindungi populasi binatang harimau di Sumatera. “Selain juga berpartisipasi di kegiatan kepariwisataan, saat ini saya juga tengah mengkampanyekan penyelamatan Harimau Sumatera yang sekarang mulai punah”, pungkasnya.
Namun ada yang hal yang cukup mengagetkan. Paras cantik Puteri Indonesia Pariwisata, Esti Ayu Pratiwi bukan hanya hasil dari perawatan kecantikan semata, namun ia mengaku telah sejak lama mengkonsumi jamu sebagai obat-obatan herbal. Menurutnya, sejak kecil ia selalu dibiasakan minum jamu.
“Sejak saya kecil ibu saya selalu minum jamu, dan itu terbawa kepada saya sampai sekarang. Bahkan ketika pemilihan putri Indonesia, Ibu Muryati Soedibyo selaku pembina juga selalu menganjurkan untuk juga mengkonsumsi jamu yang merupakan warisan budaya Indonesia”, terangnya.
Sementara itu terkait dengan diakuinya batik sebagai warisan budaya Indonesia, ia mengaku tidak banyak mengetahui tentang pola batik, namun sebagai salah satu duta wisata ia saat ini mulai menggunakan baju batik sebagai baju keseharian. “Kalau untuk batik yang saya bisa lakukan adalah mempromosikan lewat pakaian batik yang saya kenakan tiap hari”, katanya.
Dilaporkan oleh Bram/Timlo.netFoto Terkait
Berita Terkait
Komentar Anda
29/07/2010
30/07/2010
30/07/2010

Tulis Komentar