Mengenal Esti Ayu Pratiwi Puteri Indonesia Pariwisata

Esti Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata Yang Sukai Jamu

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Kamis, 29 Juli 2010 | 16:56 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Bram
Esti Ayu Pratiwi Puteri Indonesia Pariwisata.

Solo – Bagi Esti Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata, menjadi seorang duta wisata bukan hanya bermodalkan kecantikan semata, namun lebih dari itu. “Sering masyarakat memandang bahwa duta wisata hanyalah ajang kecantikan, namun sebenarnya kegiatan para duta wisata ini memang benar-benar mempromosikan pariwisata. Sejauh saya menjadi Puteri Indonesia Pariwisata, saya selalu bertugas untuk turut mempromosikan wisata serta kegiatan sosial lainnya”, terangnya ditemui Timlo.net disela-sela jumpa pers PPS di Best Western Premiere Hotel, siang tadi. (29/7/2010).

Namun ia menambahkan, untuk memajukan pariwisata di Indonesia sangatlah butuh kerjasama dari berbagai pihak. “Semua elemen harus bekerjasama dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia. Baik itu pemerintah, masyarakat, pengusaha semuanya harus berperan serta”, jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Indonesia sangatlah kaya dengan potensi wisata ketimbang negara lain. “Indonesia mempunyai budaya yang luar biasa kaya dibanding negara lain. Bisa dibandingkan misalkan kita di Singapore, walaupun disana sudah maju, namun yang terpenuhi hanyalah kepuasan berbelanja saja. Misalnya saja kota Solo ini bukan hanya cocok menjadi kota wisata dan budaya semata saja, namun juga sebagai tempat hunian yang cocok”, ujarnya.

Ditengah kesibukannya mempromosikan wisata, saat ini ia tengah ikut serta dalam kegiatan kampanye untuk melindungi populasi binatang harimau di Sumatera. “Selain juga berpartisipasi di kegiatan kepariwisataan, saat ini saya juga tengah mengkampanyekan penyelamatan Harimau Sumatera yang sekarang mulai punah”, pungkasnya.

Namun ada yang hal yang cukup mengagetkan. Paras cantik Puteri Indonesia Pariwisata, Esti Ayu Pratiwi bukan hanya hasil dari perawatan kecantikan semata, namun ia mengaku telah sejak lama mengkonsumi jamu sebagai obat-obatan herbal. Menurutnya, sejak kecil ia selalu dibiasakan minum jamu.

“Sejak saya kecil ibu saya selalu minum jamu, dan itu terbawa kepada saya sampai sekarang. Bahkan ketika pemilihan putri Indonesia, Ibu Muryati Soedibyo selaku pembina juga selalu menganjurkan untuk juga mengkonsumsi jamu yang merupakan warisan budaya Indonesia”, terangnya.  

Sementara itu terkait dengan diakuinya batik sebagai warisan budaya Indonesia, ia mengaku tidak banyak mengetahui tentang pola batik, namun sebagai salah satu duta wisata ia saat ini mulai menggunakan baju batik sebagai baju keseharian. “Kalau untuk batik yang saya bisa lakukan adalah mempromosikan lewat pakaian batik yang saya kenakan tiap hari”, katanya. 

        

Berita Terkait

Komentar

  1. Ver

    Aku harus kenalan, harus bertemu, cantiknya bukan main

  2. ryo

    Memang cantik, sudah bertemu kemarin.

  3. fainti ferari n safitri

    putri indonesia harus berwawasan maju,,bisa mempromosikan indonesia di mancanegara..putri indonesia bkn cantik wajah tpi cantik dalamnya,,enerbeuti..
    putri indonesia km..sk jamu hebat..gak semua putri suka loh..brapo

    putri indonesia kedepan harus solit jg membawa bangsa negara kita .terkenal pariwisatanya saya tidak setuju putri indonesia ikuti putri dunia / putri kecantikan sejagat ..itu merendahkan mrtabat bangsa indonesia..karna yg di tonjolkan mulusnya tubuh ketimbang momentnya..

    jadilah

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. wajib diisi yang bertanda *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125