Rachel Georgia Sentani, Sejak Kecil Bermimpi Jadi Puteri Solo

Solo – Rachel Georgia Sentani, pemenang Putri Solo 2010, sejak kecil memang telah bermimpi menjadi seorang Putri Solo. Setelah sekian tahun impiannya menerawang dalam benaknya, kemarin gadis yang masih duduk di bangku SMA tersebut merengkuh gelar Putri Solo, setelah menyisihkan pesaing lainya dalam grand final pemilihan Putra-Putri Solo 2010 yang digelar di Ngarsopuro.
Kemenangannya sebagai Putri Solo ini sungguh diluar dugaannya. Ia mengaku sangat senang dan bahagia bisa meraih gelar Puteri Solo tersebut. “Sewaktu gladi bersih saya dan Hanifan pernah memerankan sebagai juara PPS, dan siapa sangka hal tersebut menjadi kenyataan”, ujarnya.
Menurutnya keinginan awalnya menjadi Puteri Solo sudah muncul sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar. “Sejak saya duduk di bangku SD, saya sudah bermimpi menjadi puteri Solo. Dan ketika menginjak usia 16 tahun atau tepatnya ketika saya duduk di kelas 2 SMA, saya pernah mengungkapkan resolusi dalam permasalah wisata di kota Solo dengan menjadi puteri Solo. Sejak saat itu keinginan saya menjadi Puteri Solo semakin besar”, jelasnya kepada Timlo.net.
Namun saat itu diusianya yang baru berusia 16 tahun, keinginan Rachel harus tertunda pasalnya usianya belum memenuhi standar untuk ikut dalam pemilihan Putra-Putri Solo. “Waktu itu umur saya baru 16 tahun jadi belum bisa ikut. Dan sekarang umur saya 17 tahun dan tidak sangka saya berhasil keluar menjadi Puteri Solo 2010”, pungkasnya.
Anak pasangan dari Heru S. Notonegoro dan Iriani S. Notonegoro ini mengaku keberhasilan yang ia raih bukan karena mendompleng nama besar ayahnya. “Nama ayah saya tidak ada sangkut pautnya dengan kemenangan saya. Ini murni usaha saya sendiri. Kalaupun ada yang ngomong dibelakang tentang masalah itu saya cuek aja, toh kemenangan ini murni usaha saya”, ujarnya dihubungi via telpon.
Gadis belia yang masih tercatat sebagai siswa SMA N 1 Surakarta kelas 3 IPA 2 ini mengaku dalam peranannya sebagai puteri Solo kedepan ia akan jauh lebih mempromosikan pariwisata kota Solo. “Saya ini senang jalan-jalan. Dan saya akan memanfaatkan kesenangan saya untuk mempromosikan wisata yang ada di Solo”, jelasnya. Selain program tersebut, dalam waktu dekat ia juga akan menggelar aksi sosial yang akan digelar dalam rangka memperingati bulan puasa.
Baginya menjadi Puteri Solo bukanlah sebagai ajang tenar ataupun ajang kecantikan semata, ada beberapa proses seleksi dan tahap pembinaan yang telah dilalui. “Yang jelas menjadi Puteri Solo harus mempunyai tiga syarat yakni Brain, Beauty, Behaviour”, jelasnya.
Rachel yang bercita-cita menjadi dokter ini kedepan akan tetap memegang teguh tugasnya sebagai Puteri Solo walaupun saat ini ia masih duduk di bangku sekolah menengah. “Menjadi Puteri Solo sudah menjadi pilihan saya dan saya akan tetap berkomitmen, mulai dari sekarang saya akan mempersiapkan diri bahkan jika perlu saya akan mengundang guru privat agar pelajaran di sekolah tidak tertinggal”, katanya.
Berita Terkait
Komentar
Tulis Komentar
Berita Terkini
- Masa Pensiun Pengawas Sekolah 56 Ta...
- Kirab Barongsai Rayakan Cap Go Meh
- Kliwonan, Pasar Kambing Khas Giriwo...
- 2013, Jam Kerja Pengawas Sekolah Di...
- Pertanian di Sragen Hadapi Sembilan...
- 36 Kandang Ayam di Sukoharjo Dimoni...
- Menyulap Kerasnya Batu Menjadi Rupi...
- Paski Jateng Ingin Orbitkan Komedia...
- Bupati Wonogiri Diminta Lebih Pro-R...
- PAD Sektor Tambang Diprediksi Naik ...
- 23 Pebruari, PNS Solo Pakai Seragam...
- Ultah, Tarakanita Gelar Pengobatan ...
- Akhir 2012, Mojosongo Dibangun Rusu...
- Penyaluran Raskin Masih Gunakan Dat...
- Lama Kumpul Kebo, Akhirnya Bisa Res...

selamat rachel, sukses selalu ya.
ingat diatas langit masih ada langit….