Kembali Mempelajari Budi Pekerti Dari Budaya
Solo – Indonesia memiliki beraneka ragam kebudayaan. Sampai sekarang pun, tradisi masyarakat kuno masih tetap dilakukan di tengah-tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat. Masyarakat banyak yang percaya bahwa suatu tradisi memiliki kekuatan yang luar biasa.
Di dalam hal mengekspresikan kebudayaannya, masyarakat Jawa khususnya Surakarta, sangat menghormati pola hubungan yang seimbang, baik yang dilakukan pada sesama individu, dilakukan pada lingkungan alam dan dilakukan pada Tuhan.
Kamis malam (5/8) kelompok pecinta budaya (Kelompok Kelampisan) melaksanakan upacara kunjungan kepada kerbau Kyai Slamet. Kegiatan yang dilakukan meliputi kirab dengan berjalan kaki menuju ke rumah kerbau Kyai Slamet yang berada di Alun Alun Kidul Keraton Surakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 20 orang yang berbekal rasa peduli terhadap kebudayaan melakukan kunjungan dan beberapa ritual. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pelajaran kepada diri sendiri bahwa kita harus belajar untuk bisa kembali mempelajari budi pekerti dalam hidup kita, pola perilaku yang ditunjukkan adalah pola perilaku yang mengutamakan keseimbangan, sehingga apabila terjadi gangguan kelangsungan kehidupan manusia di dunia, dianggap sebagai adanya gangguan keseimbangan. Saat itulah manusia harus dengan segera memperbaiki gangguan itu, sehingga keseimbangan kembali akan dapat dirasakan.
Selebihnya sebagai manusia yang baik hendaknya kita bisa ikut berterima kasih dan melestarikan kebudayaan demi kelangsungan kebudayaann itu nantinya, begitulah hal yang disampaikan dalam upacara kunjungan Kerbau Sukowati kepada Kerbau Kyai Slamet, kemarin (5/8) malam di Alun Alun Kidul Keraton Surakarta.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Persis Waspadai Serangan Balik Pers...
- Amankan Libur Panjang, Polresta Sol...
- Liburan, Lalu Lintas di Klaten Pada...
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Petinggi Universitas Ditahan
- Truk Gandeng Tabrak Dua Motor, 2...
- FPI: Kami Tak Ada Masalah dengan...
- Lanud Adi Soemarmo Jadi Kawah...
- Mobil Anggota TNI Nyemplung Jurang...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...