Bedhah Serat Kalathida, Forum Pembelajaran Petuah Jawa
Solo – Kasusastran Jawa masih terus dikembangkan dan hidup ditengah modernisasi jaman. Untuk itu sebuah forum digelar di pendapa Wisma Seni TBJT sebagai sarana diskusi dan pembelajaran. Dalam pergelaran dan bedhah karya serat Kalatidha karya R.Ng. Ronggowarsito, mengajak para masyarakat untuk kembali menggali petuah-petuah yang terkandung dalam serat Kalatidha.
Dalam gelaran tersebut Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) mengupas kembali serat Kalatidha karya pujangga besar Ki R.Ng. Ronggowarsita. Karya yang diciptakan pada abad ke 18 ini, mencoba mengaktualkan betapa dasyatnya atau betapa wijangnya dalam melihat kedepan, tentang penyelenggaraan Negara yang tidak berakar pada budaya, yang akhirnya menjadi rusak.
Seperti layaknya para pemilik kebijakan di negeri ini sama sekali melupakan budaya, karena mereka tanpa malu-malu melakukan banyak hal yang tidak berbudaya, seperti hanya memikirkan diri sendiri, golongan. Begitu juga para penjaga gawang demokrasi yang diwakili para politikus, yang rata-rata mengaku sebagai wakil rakyat, namun tanpa malu-malu pula menyodorkan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada yang diwakili.
Dalam forum yang juga mengundang sastrawan kota Solo, Sosiawan Leak dan Ki Jlitheng Suparman dalang Wayang Kampung Sebelah dan Wayang Climen ini juga menyajikan beberapa repertoar musik dan macapatan yang juga sekaligus menjadi bumbu dalam kegiatan yang dua bulan sekali tersebut. Hasil dari forum ini sendiri rencananya juga akan dijadikan sebuah bulletin yang nantinya akan diterbitkan.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Persis Waspadai Serangan Balik Pers...
- Amankan Libur Panjang, Polresta Sol...
- Liburan, Lalu Lintas di Klaten Pada...
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...
kegiatan bedhah serat dilakukan rutine tiap tanggal 13. kalau anda merasa memiliki budhaya Jawa…..silahkan hadir di Wisma Seni TBJT
sangat perlu ditindak-lanjuti pembelajaran tentang kalatida dan karya2
ranggawarsita lainnya.
solo harus menjadi pusat studi ranggawarsitan, karena di bagian negeri ini bagus burham dilahirkan hingga wafatnya lebih dari 137 tahun lalu,
solo dengan radyapstaka (dg patung dada alm), pasareyan alm di palar
perlu dipepetri dan dihidupkan kembali demi penyelamatan bangsa dan negeri.
status pahlawan nasonal ranggawarsita patut dijadikan modal dasar untuk untuk maju terus bagi indonesia
di jakarta 24 desember mendatang akan ada diskusi tentang kalatidha
di pusat dokumentasi h b yassin, taman ismail marzuki, pada jam 1500
mjudah2an dr.sardono w kusumo akan tampil di sana
kalau2 ada orang solo lain yang sempet hadir tentu akan lebih gayeng
Amenangi Jaman Edan, Ewuh Aya ing Pambudi, Amelu Ora Tahan Yen Tan Melu Anglakoni, Boya Keduman Melik.