Syawalan Balekambang, Wahana Hiburan Murah Bagi Rakyat
Solo – Dalam rangka memeriahkan lebaran 2010, Pemerintah Kota Surakarta lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bakal menggelar Syawalan 2010 di Taman Balekambang Surakarta. Syawalan Balekambang ini akan menyajikan berbagai hidangan kuliner, hiburan musik dan kesenian serta perrmaian.
Namun cukup menarik dalam penyelenggaraan Syawalan Balekambang tersebut akan menyajikan harga yang cukup bersahabat. Untuk semua jenis permainan, tiket masuk, dan kuliner akan dibandrol 5000 rupiah. Menurut Purnomo Subagyo selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surakarta Syawalan Balekambang adalah bentuk alternatif hiburan murah bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.
“Sebenarnya ada dua Syawalan, yakni di Balekambang dan Jurug. Namun di Syawalan Balekambang bukanlah kegiatan komersil seperti pecan Syawalan Jurug yang sudah dikelola swasta. Jadi dengan harga 5000 rupiah di hampir semua stan jajanan dan permainan, kami mengharapkan kegiatan ini menjadi sarana hiburan murah bagi masyarakat”, paparnya dalam jumpa pers yang digelar di Gedung Ketoprak Taman Balekambang siang tadi.
Sementara itu Kepala UPTD Taman Balekambang, Endang Sri Murniyati mengatakan penyelenggaraan Syawalan Balekambang ini adalah kali keduanya yang pernah digelar. “Tahun kemarin kami pernah menyelenggarakan Syawalan namun bentuknya jauh lebih sederhana dari yang sekarang”, terangnya.
Ditahun ini akan jauh lebih ramai dengan beragam permainan seperti mandi bola, kereta mini, mobil-mobilan, dan bom-bom car, lanjutnya.
Untuk hiburan pihak pengelola telah mempersiapkan music keroncong, koes plus, tembang kenangan, dan campur sari. Sedangkan untuk hiburan kesenian akan ditampilkan sajian Topeng Ireng, Reog Ponorogo, dan Jathilan.
Puncak acara Syawalan Balekambang akan diadakan pada hari Sabtu, 18 September 2010 pukul 14.00 wib s/d selesai yaitu dengan acara Ritual Ki Ageng Pemanahan dan Kirap Gunungan dengan rute Hotel Wijaya sampai Taman Balaikambang. Dalam Kirap ini akan dihadiri 70 Orang dengan menggunakan Pakaian Tradisional Jawa dan diiringi Musik Gamelan dan Bambu.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Bimo Putranto Berharap Pasoepati Le...
- Jokowi Harap Pasoepati Lebih Santun
- Warung Makan Tidak Berizin Segera D...
- Pendapi Gede Penuh Pasoepati
- Fantastis, Alokasi Layanan Data Tem...
- Layanan Data Kian Jadi Primadona
- Apes, Pekerja Asal Bandung Terlanta...
- Kawan Lama, Menggoda dengan Harga I...
- Pameran Cantik di Bulan Kasih Sayan...
- Sejumlah Pejabat Klaten Dimutasi
- 12 Tenant Mall Paragon Terancam Bat...
- Murtidjono Jadikan TBJT Sebagai Rum...
- TBJT Kenang Murtidjono dengan Doa &...
- Penyempurnaan Mobil Esemka Selesai ...
- Jelang Revitalisasi Pasar, HPPS Gel...
Berita Terpopuler
- Ultah ke-12, Pasoepati Tabuh...
- Jokowi Nonton Musik Rock ke...
- UNS Peringkat 7 Terbaik di...
- Fenomena Langit Terbelah Muncul di...
- Pramekers Siap Hengkang dari...
- Jokowi-Rudy Mulai Kenakan Seragam...
- Demi Pariwisata, Jokowi Siap Lobi...
- 23 Pebruari, PNS Solo Pakai Seragam...
- Tengkorak Manusia Gegerkan Warga...
- Sisa Umur Waduk Gajah Mungkur Tak...
- Bangun SCK, Klaten Siap Gelar PON
- SBY Mau Datang, Portal Dibongkar
- Jokowi: Kalau Saya Copot, Jangan...
- Timor Leste Kepincut Kesuksesan...
- Lama Kumpul Kebo, Akhirnya Bisa...
