Jiwa Yang Lelah, Refleksi Kerinduan Tuhan
Solo – Suasana lain hadir di Night Market Ngarsopuro kemarin malam (4/9/2010). Ditengah hiruk pikuk para pengunjung Night Market Ngarsopuro, sebuah sajian karya puisi menghentak. Maklum di malam itu para Komunitas Puisi Solo tengah menggelar sebuah hajatan yang bertajuk “Bedah Buku dan Pesta Puisi”.
Acara yang digelar pukul 20.00 waktu setempat tersebut menyajikan penampilan dari berbagai pembaca puisi dan bedah buku berjudul Jiwa yang Lelah karya Dwi Rahayu Ningsih. Buku tersebut merupakan antologi puisi yang pertama yang ditelorkan, perempuan kelahiran Jogja 29 Juli 1975 tersebut.
Buku bercover putih tersebut adalah bentuk sebuah pengalaman kehidupan tentang sebuah pencarian dan sebuah kerinduan. “Buku ini memaparkan bagaimana pada dasarnya seorang manusia itu mempunyai kelemahan, lalu disuatu saat ketika manusia itu bisa mengingat dan mencari tuhan ia akan kembali kuat dan mampu bangkit,” paparnya kepada Timlo.net disela-sela acara Pesta Puisi dan Bedah Buku.
Jiwa Yang Lelah yang dirilis bulan Agustus tahun ini merupakan bentuk tulisan yang dihasilkan atas dasar pengalaman pribadi sang penulis. Seperti ya diungkapkannya kemarin. “Buku ini adalah buah hasil karya saya atas sebuah refleksi yang saya alami dari dalam diri saya,” ujarnya.
Bedah buku itu sendiri adalah bentuk promonya dalam mengenalkan karya-karya yang terbaru ditengah masyarakat Solo. “Buku ini memang baru saja dirilis, dan baru beredar di Jogja. Jadi ini sekaligus menjadi kesempatan bagi saya untuk memperkenalkan buku saya,” imbuhnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Persis Waspadai Serangan Balik Pers...
- Amankan Libur Panjang, Polresta Sol...
- Liburan, Lalu Lintas di Klaten Pada...
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...