Tidak Mengenal Batas
Solo – UTARA adalah sebuah band dari Solo yang dibentuk pada tanggal 13 Mei 2000. adapun genre musik dari UTARA adalah Pop Alternatif.
UTARA memiliki dua makna filosofis, UTARA adalah ‘arah’ yang tidak mengenal batas. Demikian pula dengan semangat band ini yang tidak mengenal batas dalam berkarya. ‘Arah’ dalam bentuk tulisan selalu berdiri vertikal yang mengandung makna agar kita selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai penentu segalanya. ‘Arah’ dalam bentuk peragaan selalu menunjuk horizontal yang mengandung makna agar kita menyadari perlunya komunikasi dan sosialisasi sengan sesama.
Visi UTARA adalah menjalin ikatan persaudaraan melalui musik, adapun misinya adalah saling menghormati, saling menghargai, saling menyayangi. Bagi kamu fans Utara yang pengin tahu diskografinya, ini dia, pada Agustus 2002 UTARA merilis album Awal Tanpa Akhir dengan single hit ‘Salahnya Cinta’ dilanjutkan dengan single kedua ‘Runtuh’. Kedua single tersebut sempat dibikin video klipnya.
Juni 2004, UTARA merilis Welcome to The North dengan single hit ‘Hujan di Hatiku’ yang juga dibikin video klip. Awal 2007, dirilis Beyond Tomorrow dengan single hit ‘Sebuah Penantian’. Maret 2007, A Mild Live Wanted (NORTH) dengan single hit ‘Lelah Langkahku’. Dan setelah cukup lama menghilang, pada November 2010 mendatang, UTARA akan memuaskan fans lama mereka dengan merilis album ‘Sound of Love’ dengan single hit ‘Lelaki Atau Bukan’.
Manajer UTARA, Roy, ditemui Timlo.net di Harmony, Senin (6/9) mengungkapkan, Agustus 2010 bersamaan dengan peringatan hari kemerdekaan RI, UTARA meluncurkan single hit berjudul ‘Lelaki Atau Bukan’. Selanjutnya November 2010, rencananya akan segera dirilis album UTARA yang akan diberi judul SOUND OF LOVE (SOLO). “Keseluruhan pengerjaan album tersebut dilakukan sepenuhnya oleh personil UTARA beserta UTARA Manajemen,” pungkas Roy.
Ada yang unik di album terbaru UTARA ini karena menggandeng tujuh orang vokalis dengan kualitas vokal yang tak diragukan. UTARA featuring Arsya, Jibril, Tya, Dije, Bryan, Wulan dan Andre. Di album ini, tidak ada perubahan komposisi pemain selain vokalis. Gitar masih tetap dipegang Ipul, bass-Joyo, drum-Didit dan keyboard-Yudi.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Persis Waspadai Serangan Balik Pers...
- Amankan Libur Panjang, Polresta Sol...
- Liburan, Lalu Lintas di Klaten Pada...
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...